CaTaTanKu BuLan KedUa MinGGu I di KasSel
Senin, 9 Februari 2009 aku diajak ke HIM yaitu tempat pengujian dan pengumpulan bahan kimia setelah diseleksi oleh Fehr..disana diproses dan diteliti lebih lanjut berdasarkan tingkat toksisitasnya..HIM GmbH terletak di SAV Biebeshem Otto Hanhn Straße 64584 ..disana limbah diproses dan semua pegawai harus menggunakan K3 (Keselamatan Kerja).selanjutnya diajak lagi ke Kunden (pelanggan=) untuk mengambil limbah kimia..aku ke IT Auto..perusahaan plastik dan sangat besar…aku disuruh Herr Michael untuk mencari orang yang mengurusi limbah disana dan sementara aku mencari pegawainya, maka dia mengangkut limbahnya..waduh ..aku kann belum tau prosedurnya..omongnya gimana, dan aku pake seragam Fehr pula wah..bloon banget…ngah ngoh..payah..dah cape…digojlok pula…akhirnya aku ditemua bagian limbah dan mereka mengambilkan drum drum limbah untuk kami bawa…Herr Michael sangat cekatan dan kuat waktu memasukkan dan mengeluarakn drum drum limbah yang sangat berat itu..
wah Kompeten sekali dan sangat loyal pada perusahaan..apa di Indonesia ada ya??? Hari Rabu, 11 Februari 2009 Ada acara penerimaan sampah kimia dari Kreis Kassel atau dari daerah pinggiran Kassel dan kerjasama dengan Abfallentsorgung Kreis Kassel..dan hanya 4 kali dalam setahun yaitu setiap hari rabu tanggal 11 Februari, 13 Mei, 12 Agustus dan 11 November 2009 setiap jam 8 pagi sampai jam 12 siang…dan disana ada petugas namanya Miky..dia kuliah jurusan Abfall dan kerja di daerah Kreis Kassel..dia bertugas mencatat hasil timbangan barang yang dikirim, jenisnya dan harganya…dan klo lebih dari 100 kg gratis atau kosten loss..wow..ah emang pekerjaan mereka itu…selama menunggu mereka bekerja aku banyak cerita dengan micky yang ternyata dia baru dikaruniai bayi bulan lalu dan itu merupakan anak nomer 2 semuanya cewek..dan dia mengira umurku baru 25 tahun..wah…masih muda ya…ternyata gak Cuma dia yang mengira umurkiu 20 an..kemaren herr Walter mengira umurku 23 tahun…he..he..dan aku jadi teriingat waktu masih di Manhheim di kelas aku dikira umur 24 tahun oleh Murrad, temenku dari Jordania sedang sebelahku Adit, guru SMK Situbondo yang umurnya 27 tahun malah dikira 33 tahun..he..he..lucu banget…kata Micki emang wajahku sangat muda…Terimakasih Tuhan….ya..itulah hidup…jadi Micki mencatat macam limbah dan membuat salinannya lalu diserahkan kepada kunden (pelanggan) enak ya kerjaannya …lalu jam 2 siang aku ditemui Dr. Roth, dia bilang besok bisa datang sebelum jam8 pagi? Mau diajak Deponie di Witsen hause bagian Composting…dan disana hanya sebulan sekali..wah aku bilang..perjalanan aja 2 jam dan busnya hanya ada jam 7 pagi…akhirnya dia memutuskan bulan depan aja aku diajaknya…wah Selamat dech…gak berangkat pagi banget…jam setengah tiga aku ditelpon Pak Bambang bahwa nanti malam kami harus pindah kost…apa? Mendadak gini..kata Prof. Tesfai kontrak dengan Herr Uduk Dukala bapak kostku Cuma ampe tanggal 10 Februari…gilee bener..kok mendadak gini…aku pikir orang jerman tuh enak diajak kompromi dan gimana gitu ternyata parah juga..mendadak git aku belum packing, belum apa-apa…busyetttttt …maki maki sendiri aku dalam hati…….lalu jam setengah empat aku pulang..dan sampai kost jam 6 sore…aku beres beres dan Frau Sabina kaget kenapa?
Dia dan keluarganya juga gak tahu klo aku harus pindah hari itu…Dia telepon Prof Tesfai dan memang sampai tanggal 10 Februari…Mereka merelakan saja kami pindah walau dengan perasaan sedih…sambil menunggu jemputan Prof Tesfai..aku dan Pak Bambang dijamu minum teh dan dibuatkan makanan seperti Pastel..tapi ini direbus…isinya ada yang keju dan ada yang daging…mereka masak itu karena Angelica anak sulung Frau Sabina dan Herr Uduk atau cucunya Oma Elizabeth mau datang bersama kekasihnya Kreut..
kami ngobrol bareng dan makan bersama apalafi ditambah 2 anak lelaki mereka Karol dan Mark…kami bercanda..wah anak Frau Sabina cantik banget..lah nurun ibunya..dan yang anak anak laki nurun bapaknya ..bibirnya tebal…ups…….maaf loh…eh pacarnya Angelica itu ternyata orang Polandia juga sama dengan Frau Sabina dan Oma…wah bisa jadi ntar anak mereka balik lagike kulit putih..he..he…lah Herr Paul Uduk Dukala kann orang Nigeria…hitem….
tapi mereka dah lama tinggal di jerman….aku juga mengucapkan selamat jalan bagi Frau Sabina dan Herr Paul karena besok pagi mereka mau ke Nigeria..menjenguk Ibunya Herr Paul yang sakit…coba bayangkan selama menikah mereka belum pernah ke Nigeria…dan Herr Paul gak pernah pulang 15 tahun…wah seru juga tuh….akhirnya Prof Tesfai datang dan kami berpamitan..dengan linangan air mata Frau Sabina dan Oma melepas Kami pergi…terimakasih karena mau menampung kami selama sebulan….mereka baik banget…dan aku berjanji ama oma bahwa tiap minggu akan ke gereja bareng…sampai di rumah Prof Tesfai atau bekas Kostnya Mas Basuki dan Mas Nugroho, dimana mereka sekarang dah ke Berlin maka kami yang mengisinya…kami masak Ikan pindang dan makan lahap..sambil menata barang bawaan kami yang banyak dan berserakan…bedanya di sini adalah kami bisa masak lebih bebas..karena dapurnya luas…namun gak ada mesin cuci..kami harus mencucikan di luar..parahhhhhhhhhhhhhh….curang banget tuh Tesfai…..sambil ngedumel aku tertidur…..
Hari Sabtu, 14 Februari 2009
Pagi ini aku agak santai dan hari ini sangat istimewa karena bertepatan dengan hari Valentine (Valentintag) hari kasih sayang…ya..aku menerima sms dari banyak teman di Indonesia…setelah mandi dan makan pagi aku dan Pak Bambang menuju ke Holandsche Straße karena diundang oleh pengurus PPI Jerman Cabang Kassel, PPI adalah Persatuan Pelajar Indonesia..wah asik bener banyak temen juga di Kassel…disana kami berkumpul sambil makan Bakso buatan mbak Oni mahasiswa Uni Kassel Program Doktoral…
dia sudah 3 tahun di Jerman..dia dosen di Universitas di Banjarmasin Kalimantan, Mbak Oni S2 nya beasiswa DAAD dan untuk program Doktoralnya mendapat bantuan Proyek dari profesor pembimbingnya..wah asik ya…terus tempat kami berkumpul itu adalah wohnungnya Mas Wardijono atau lebih akrabnya dipanggil Mas Beta, dia dosen Universitas GunaDarma Jakarta dan juga sudah 5 tahun dan hampir lulus Doktornya.dia mengambil Ilmu Komputer di Uni Kassel juga.dan mendapat beasiswa DAAD..hemm hebat ya..selain mereka ada Mbak Fitri dia adalah Anak Jakarta lulusan Kedokteran Umum Universitas Trisakti Jakarta dan
di Jerman mengambil program Spesialisasi Anak ..mabk Fitri di Jerman awalnya beaya sendiri kemudian mendapat bantuan dari jerman..dia bukan beasiswa DAAD karena untuk spesialisasi tidak ada program beasiswa…dia sudah 4 tahun dijerman dan ternyata oh ternyata dia dulu SMA nya di SMA 8 Yogyakarta..SMA dekat rumahku..dan kata dia dia dulu Kost di rumah Pak Hadi Suyatno, weleh kata dia..itu loh yang dulu Ibunya jualan Lotek…lah itu kan tetangga baik saya…oalah..dunia sempit betul…..tapi sayang Pak Hadi sudah Meninggal waktu saya di Jerman…dan Mbak Fitri juga cerita mendapat SMS dari Arni anaknya Pak Hadi…wah sayang..semoga arwah Pak Hadi diterima disisi Tuhan..amin…..kemudian ada Mas Bina, dia dulu di Jerman hanya bekerja saja dan sekarang kuliah juga di Uni Kassel..wah hebat dia..berani bertaruh di Jerman untuk mencari rejeki…dia rumahnya ternyata di depan JEC (Jogja Expo Center) tempat Hall besar di joja dan itu kan tetangga desaku…weleh dekat juga rumahku dengan rumah Mas Bina….lalu yang paling muda dan paling Cantik..menurutku sih…Mbak Dian..dia adalah honorer di VEDC Malang.itu semacam Pusat Pelatihan dari Departemen Pendidikan Nasional, klo di Jogja seperti PPP Kesenian atau di Medan P4TK lalu dia mendapat beasiswa DAAD..wah pada hebat semua…dingin dingin gini makan Bakso dan Pizza buatan mereka enak banget..dah lama nggak makan Bakso….
wuihhh mantap….setelah itu mereka meminta kami (saya dan Pak Bambang) untuk berkumpul di rumah kami tanggal 7 Maret wah anugerah besar tuh didatangi mereka…moga besok sukses ya….setelah jam 3 sore kami pamitan pulang dan saya dan Pak Bambang mampir ke Kota untuk jalan jalan dan berbelanja…sampai rumah jam 6 sore…kami makan malam dan langsung istirahat.
Minggu, 15 Februari 2009
Jam 9 pagi aku bangun, kemudian aku masak untuk sarapan dengan Pak Bambang…setelah sarapan aku jam 10 pagi pamitan mau ke rumah Oma Elizabeth, ibunya Frau Sabina tempat kostku dahulu…. karena udah janjian mau ke gereja bareng..sampai disana untung Oma Elizabeth belum berangkat…karena mobilnya bermasalah…pintu ndak bisa dibuka, karena tertutup es dan salju…jadi aku membantu oma membersihkan kaca mobil yang tertutup salju dan mencoba perlahan lahan membuka pintu mobil….ternyata Puji Tuhan kami berhasil membuka pintu…yang aku herankan padahal di rumah itu ada Karol dan Ekan cucu Oma yang sudah mahasiswa tapi kok gak mau membantu omanya yang sudah tua…parah banget…malah mereka enak enak tidur…lalu aku dan oma Elizabeth berangkat dengan dikendarai oleh Oma..wah jago bener dia menyetir…aku masih bingung karena setir di jerman sebelah kiri..di Indonesia sebelah kanan..kan jadi pusing kan….selesai misa jam 12.30 kami dalam perjalanan pulang dilihatin orang mungkin dalam hati mereka bertanya tanya kenapa yang tua yang nyetir sedang yang muda maksudnya aku..malah duduk enak disebelahnya…emang gue pikirin….kan aku bule he..he..ya..bagi mereka aku kan bule…tau orang asing…he..he..cuek aja…sampai di rumah Oma, aku dijamu dengan Kopi susu panas dan kue..wuehhhh enak..dan aku dimanjaiin seperti cucunya sendiri…kata oma..cucu cucu mereka gak pernah pergi ke Gereja..jadi dia senang melihat aku mau menemani dia selama Frau Sabina baru berkunjung ke rumah mertuanya di Nigeria 4 minggu…ya…aku anggap aja sebagai nenek aku sendiri…lalu setelah siang aku pamitan..dan janji minggu depan aku datang lagi untuk pergi ke gereja bersama….sampai rumah aku langsung masak opor ayam dan saya dan Pak Bambang makan bersama…
selama seharian aku Cuma main komputer dan ngobrol cateng dengan Hendra teman baikku ya..dia dah kuanggap masku sendiri..karena dah kenal akrab dari waktu kami kursus bahasa Jerman di Goethe dulu…sampai jam 10 malam kemudian aku tertidur..itulah kisahku di minggu keempat, minggu terakhir di bulan pertama aku di Kassel….

